“Kami berencana untuk memulai operasi di beberapa kota di seluruh dunia pada tahun 2025. Ada minat besar dalam proyek kami dari pemerintah kota di Eropa, tetapi kami belum memutuskan di mana harus mulai memberikan layanan kami,” katanya Oliver Walker-Jones, kepala komunikasi German Lilium, (26/5/2019).
Pekan lalu, perusahaan tersebut mengungkapkan telah berhasil menguji coba kendaraan listrik bermesin jet yang bisa memuat lima orang . Jet tersebut telah berhasil melakukan take off dan pendaratan secara vertikal, cocok untuk di perkotaan.
Dilansir dari Russia Today (26/5/2019), Oliver mengungkapkan bahwa harga tarif jalan mereka akan kompetitif dengan kendaraan komersial lainnya.
“Pesawat kami benar-benar listrik dan tidak menghasilkan emisi CO2. Saat memulai, ada suara berisik, seperti dari awal mesin truk, tetapi Anda tidak akan mendengarnya saat penerbangan,” katanya.
Oliver juga mengatakan, taksi udara saat ini sedang menjalani berbagai sertifikasi, baik dari segi lalu lintas, lingkungan, dan kemanannya.
Selain itu perusahaan juga sedang mengusahakan untuk mebuat kendaraan tersebut dikendalikan tanpa pilot, namun tahap awal komersialisasi, perusahaan masih akan menggunakan pilot.
"Jet Lilium secara praktis akan menjadi alternatif untuk kereta jarak jauh dan bus antar kota. Mereka lebih cepat dan lebih ramah lingkungan daripada jenis transportasi lain dan ini sesuai permintaan eropa,” kata Oliver.
Taksi terbang tersebut akan ditenagai oleh 36 mesin jet semua-listrik dan mampu melakukan perjalanan hingga 300 kilometer per jam.
Sumber : Akurat.co
Editor : Es
Tidak ada komentar:
Posting Komentar